Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena resmi ditunjuk menjadi Ketua Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XXII NTT-NTB 2028. Penunjukan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum KONI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.
"Jadi Ketua PB PON 2028 adalah Gubernur NTB dan Gubernur NTT," tegas Marciano saat melakukan kunjungan kerja di Mataram, Jumat (7/8/2026).
Marciano mengatakan KONI Pusat mendukung penuh Pemprov NTB sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Dia optimistis NTB mampu menyelenggarakan event nasional itu dengan sukses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi meninjau sejumlah fasilitas olahraga lokal, di antaranya pemusatan latihan atlet angkat besi NTB, peresmian Laboratorium Sports Science di Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma)," ujarnya.
Menurut Marciano, semakin banyak event olahraga di NTB menjadi pertanda positif menjelang PON 2028. Dia berharap semakin banyak kejuaraan nasional dipusatkan di NTB sebelum pelaksanaan PON.
"Kami KONI Pusat memberikan dukungan sepenuhnya agar penyelenggaraan PON XXII bisa jauh lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya," ujar Marciano.
Marciano menilai NTB sangat siap menyambut belasan ribu atlet, ofisial, dan pengunjung selama PON 2028 berlangsung. Menurutnya, fasilitas penginapan di Bumi Gora sangat memadai dan telah memenuhi standar nasional.
Terkait usulan perbaikan venue GOR Turida yang dinilai belum layak, Marciano menegaskan sarana olahraga yang sudah ada akan direnovasi oleh pemerintah daerah menggunakan APBD hingga memenuhi standar kelayakan dalam dua tahun ke depan.
Dia menegaskan pemerintah mengusung konsep PON yang hemat dan efisien tanpa membangun venue baru yang membutuhkan anggaran besar.
"Kita mengoptimalkan semua sarana olahraga yang dimiliki. Tidak ada pembangunan fasilitas baru dari nol yang menghabiskan anggaran besar. Jika ada cabang olahraga yang venue-nya tidak tersedia di daerah, pertandingannya akan dialihkan ke Jakarta memanfaatkan fasilitas internasional yang ada," jelasnya.
Lebih lanjut, Marciano menjelaskan PON XXII NTT-NTB 2028 akan menjadi batu loncatan penting bagi pembinaan atlet nasional. Para peraih medali di NTB dan NTT diproyeksikan menjadi pilar utama kontingen Indonesia pada Olimpiade 2032 di Brisbane, Australia.