detikBali

Bupati Lombok Barat Dijadwalkan Hadiri 3 Agenda Sebelum Kena OTT KPK

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bupati Lombok Barat Dijadwalkan Hadiri 3 Agenda Sebelum Kena OTT KPK


M Zahiruddin - detikBali

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ)
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ). (Foto: M Zahiruddin/detikBali)
Lombok Barat -

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dijadwalkan menghadiri tiga agenda, hari ini. Namun, seluruh agenda tersebut dipastikan batal setelah LAZ terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan agenda yang diperoleh detikBali, LAZ sedianya mengawali aktivitas dengan menghadiri acara Pelepasan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2025-2026 di Gedung Teater Universitas Islam Al-Azhar (Unizar), Kota Mataram, pukul 07.30 Wita.

Selanjutnya, orang nomor satu di Lombok Barat itu dijadwalkan membuka Pertandingan Indonesia Beladiri Campuran Amatir dalam rangka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 di Gelanggang Olahraga Pemuda Mataram pada pukul 09.00 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agenda terakhir yang tercantum adalah menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bulog NTB di ruang kerja Bupati Lombok Barat. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 09.30 Wita.

ADVERTISEMENT

Namun, ketiga agenda tersebut dipastikan batal setelah LAZ terjaring OTT KPK.

Sebelumnya, KPK menyegel ruang kerja LAZ dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lalu Ratnawo tadi pagi. Dua ruangan itu dipasangi pita bertuliskan "Dilarang Melewati Garis Batas".

Pantauan detikBali di lokasi, penyegelan dilakukan sekitar pukul 07.30 Wita. Pita merah-hitam bertuliskan "Dilarang Melewati Garis Batas" terpasang di pintu ruang kerja Bupati LAZ.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat Akhmad Saikhu mengaku terkejut mengetahui ruang kerja bupati dan Kepala Dinas PUPRPKP disegel KPK. Menurutnya, hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait penyegelan tersebut.

"Mungkin apa yang dilihat itu saja. Karena pengetahuan kita sama. Kan sampai saat ini belum ada rilis keseluruhan," ujar Saikhu, Senin siang.

Sementara itu, KPK mengonfirmasi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dihubungi, Senin (20/7/2026).

Fitroh belum menjelaskan pihak-pihak lain yang turut terjaring dalam OTT tersebut selain Ahmad Zaini. Dia juga belum mengungkap perkara yang membuat LAZ terjaring OTT.

Para pihak yang terjaring OTT masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.



(dpw/dpw)









Hide Ads