detikBali

Gelontorkan Rp 2 M, Pemkot Mataram Latih Warga Jadi Penjahit hingga Barista

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Gelontorkan Rp 2 M, Pemkot Mataram Latih Warga Jadi Penjahit hingga Barista


Nathea Citra - detikBali

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, Jimmy Nelwan saat diwawancarai, Rabu (8/7/2026)
Foto: Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, Jimmy Nelwan saat diwawancarai, Rabu (8/7/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram tengah menggenjot pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan keterampilan. Tahun ini Pemkot menggelontorkan anggaran Rp 2 miliar untuk dialokasikan ke puluhan pelatihan. Mulai dari pelatihan menjahit, teknik sol sepatu hingga menjadi barista.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, Jimmy Nelwan menuturkan anggaran sebesar Rp 2 miliar itu digunakan untuk mendanai puluhan jenis pelatihan. Fokus utamanya untuk meningkatkan keterampilan agar peserta mampu berwirausaha secara mandiri.

"Anggarannya sekitar Rp 2 miliar. Banyak pelatihan yang kita gelar, ada menjahit, sol sepatu, merajut, barista dan masih banyak lagi," kata Jimmy saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jimmy memerinci, untuk pelatihan menjahit, pihaknya telah melatih 50 orang. Sementara untuk pelatihan teknik sol sepatu, ada 30 peserta yang disasar.

ADVERTISEMENT

"Untuk sol sepatu kita sasar mulai dari perajin hingga mereka yang di jalanan. Mereka kita beri pelatihan selama empat hari, uang saku, makan hingga bantuan peralatan seperti mal sepatu," tuturnya.

Meski durasi pelatihan cukup singkat, Jimmy memastikan para peserta telah mendapatkan materi dasar yang cukup sehingga bisa membuka usaha sendiri. Jimmy juga berujar bahwa Pemkot akan memberi pendampingan pasca pelatihan agar produk peserta bisa dipasarkan secara luas, baik itu melalui Dekranasda hingga toko-toko mitra.

"Kalau wirausahanya bagus, kita bisa pasarkan, masukkan di Dekranasda, masukkan ke toko-toko. Kita kerja sama nanti," ujarnya.

Di sisi lain, dari sistem rekrutmen peserta, Pemkot menggunakan sistem digital untuk memastikan proses yang transparan. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui tautan yang disediakan. Setelah mendaftar, Pemkot akan melakukan kurasi data.

"Sistem rekrutnya sesuai link. Mereka masuk di link itu, setelah masuk, kita kurasi," tandasnya.



(hsa/iws)










Hide Ads
LIVE