Dua kali ledakan terdengar sebelum KMP Batumandi terbakar di perairan Merak. Penumpang kapal sempat meminta pelampung disiapkan setelah mendengar ledakan pertama, tetapi penumpang lain disebut masih diam hingga ledakan kedua terjadi dan lampu kapal padam.
Penumpang KMP Batumandi, Edi, mengatakan ledakan pertama terdengar dari kamar mesin sebelah kiri. Setelah itu, asap kecil mulai muncul sebelum akhirnya menyelimuti ruangan kapal.
"Pertama, sebelum kejadian, ada meledak 'teng' di mesin sebelah kiri. Habis itu keluar asap kecil. Habis keluar asap kecil gitu, saya ngomong, 'Ini bakalan gede. Tolong sediain pelampung'. Tapi orang pada diam," kata Edi di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2025), dilansir dari detikNews.
Edi mengatakan kepanikan mulai terjadi setelah ledakan kedua terdengar. Tak lama kemudian, lampu kapal padam dan suasana menjadi gelap.
"Meledak kedua 'dum' (dari) mesin, itu udah gelap. Habis gelap, orang pada panik. Saya untung pakai handuk gini-giniin (tutup hidung), terus saya teriak 'tolong sekoci diturunin', kagak diturunin sampai penumpang habis, sekoci enggak ada turun satu pun," ujarnya.
Saat sirene berbunyi, petugas meminta penumpang mengenakan pelampung. Namun, kepanikan tak terbendung hingga sejumlah penumpang memilih melompat ke laut.
"Loncat. Tapi kan diselamatkan oleh nelayan. Nelayan Merak," katanya.
Simak Video "Video: KNKT Ungkap Awal Mula Kebakaran KMP Putri Yasmin"
(dpw/dpw)