detikBali

Penerbangan Terganggu gegara Banjir Bangkok, CEO Thai Airways Dicopot

Terpopuler Koleksi Pilihan

Penerbangan Terganggu gegara Banjir Bangkok, CEO Thai Airways Dicopot


Femi Diah - detikBali

A Thai Airways aeroplane is seen after making contact with Eva Air aeroplanes at Haneda Airport, in Tokyo, Japan, June 10, 2023, in this photo released by Kyodo. Mandatory credit Kyodo via REUTERS
Pesawat Thai Airways International. Foto: Kyodo via REUTERS
Denpasar -

CEO Thai Airways Chai Eamsiri dicopot dari jabatannya oleh dewan perusahaan setelah operasional maskapai tersebut terganggu akibat banjir yang melanda Bangkok, Thailand. Pemberhentian itu terjadi beberapa hari setelah pemerintah Thailand menyoroti penanganan gangguan penerbangan oleh maskapai tersebut.

Dilansir detikTravel, Chai diberhentikan pada Jumat (2/10/2026). Dia mengaku tidak memperoleh penjelasan detail mengenai alasan dirinya dicopot dari posisi CEO.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka tidak memberikan alasan (atas pemecatan saya)," kata Chai kepada wartawan pada Jumat.

"Mereka ingin melihat apakah ada celah... kesalahan dalam pekerjaan yang dilakukan," dia menambahkan.

ADVERTISEMENT

Gangguan operasional terjadi setelah banjir membuat sejumlah staf Thai Airways kesulitan datang bekerja. Dampaknya terasa di Bandara Suvarnabhumi, termasuk pada jadwal penerbangan dan penanganan bagasi.

Thai Airways membatalkan sejumlah penerbangan dan untuk sementara menghentikan operasional kargo. Penumpukan bagasi juga terjadi hingga Angkatan Udara Thailand ikut membantu proses penanganannya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Thailand Surasak Phancharoenworakul meminta jajaran manajemen Thai Airways mengundurkan diri apabila tidak mampu mengatasi masalah keterlambatan penerbangan.

Menurut Surasak, persoalan tersebut bukan hanya mengganggu penumpang, tetapi juga berpotensi memengaruhi reputasi pariwisata Thailand.
Dalam laporan yang disampaikan kepada bursa saham pada Jumat, Thai Airways menyatakan Chai telah diskors dan akan menjalani penyelidikan terkait prosedur manajemen krisis yang diterapkan perusahaan.

Gangguan penerbangan tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur Bangkok selama hampir 48 jam tanpa henti. Kondisi itu membuat sejumlah wilayah ibu kota Thailand terendam.

Pada akhir pekan sebelumnya, Bangkok dinyatakan sebagai zona terdampak bencana banjir. Hingga kemarin, beberapa kawasan masih dilanda banjir dan kondisi tersebut turut mempengaruhi aktivitas transportasi, termasuk penerbangan.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads