detikBali
Internasional

Kencan Sambil Cari Penghasilan Tambahan Sedang Ngetren di China

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Internasional

Kencan Sambil Cari Penghasilan Tambahan Sedang Ngetren di China


Vina Oktiani - detikBali

.
Foto: Ilustrasi kencan. (Dok. iStock)
Zhengzhou -

Kencan unik sedang menjadi tren di China. Pasangan tidak menghabiskan waktu dengan dinner romantis atau nongkrong di kafe, tetapi pacaran sambil mencari cuan dengan menjadi kurir makanan.

Tren ini dikenal dengan istilah 'city work date'. Sesuai namanya, pasangan menghabiskan waktu bersama sambil bekerja mengantar pesanan makanan menggunakan e-bike atau motor listrik.

Aktivitas ini biasanya dilakukan setelah pulang kerja. Selain untuk quality time bareng pasangan, mereka juga bisa mendapat penghasilan tambahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak anak muda di China merasa rutinitas sehari-hari makin membosankan, mulai dari berangkat kerja, terjebak macet sampai malam yang hanya dihabiskan scrolling media sosial (medsos). Walhasil, aktivitas ringan seperti mengantar makanan bersama pasangan dianggap lebih seru dan bisa mengurangi stres.

ADVERTISEMENT

Biasanya satu orang akan mengendarai motor listrik, sementara pasangannya mengambil atau mengantar pesanan ke pelanggan. Meski terlihat sederhana, banyak pasangan mengaku hubungan mereka justru jadi lebih dekat.

Mereka bisa ngobrol selama perjalanan, tertawa saat salah cari alamat hingga saling membantu di jalan. Bahkan, ada yang menyebut aktivitas ini bisa jadi cara cepat untuk mengetahui sifat asli pasangan.

"Dahulu orang bilang traveling bisa bikin kita tahu sifat asli pasangan. Sekarang satu sif antar makanan bareng juga bisa," ujar salah satu netizen China dilansir dari Wolipop.

Selain seru, tren ini juga dianggap lebih hemat. Pasangan tetap bisa quality time tanpa harus keluar banyak uang, bahkan mereka bisa sekalian menabung bersama.

Aktivitas kencan sambil mengantar makanan ini salah satunya dilakukan perempuan bermarga Li dari Zhengzhou, China Sejak Juli 2025, ia rutin mengantar makanan bersama pacarnya sekitar dua jam setiap malam. Li dan pasangannya bisa menyelesaikan lima sampai delapan pesanan dalam sekali bekerja.

Mereka bisa mendapat sekitar 40 yuan per shift (sekitar Rp 105 ribu) dari satu kali menjalankan aktivitas tersebut. Uang yang terkumpul dalam sebulan bisa mencapai lebih dari 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,6 jutaan. Uang itu mereka gunakan untuk dana traveling bersama.

Hal serupa juga dilakukan pasangan di Chengdu. Mereka bahkan menyebut hasil kerja tersebut sebagai 'love fund' atau tabungan cinta.

Menurut mereka, aktivitas delivery terasa seperti permainan seru karena harus melihat peta, mengejar waktu, dan menghadapi situasi tak terduga di jalan.

"Lebih seru dibanding main gim di rumah. Kami juga bisa langsung menikmati hasil kerja bareng," ujar Li Zi, salah satu pekerja muda di Chengdu.

Sementara itu, pasangan bernama Ajie dan kekasihnya menjadikan aktivitas ini sebagai cara menjelajahi kota. Mereka sengaja mengambil pesanan di area kota tua untuk menemukan tempat-tempat tersembunyi dan menikmati suasana malam Guangzhou.

Tren 'city work date' pun ramai dibahas di media sosial China. Banyak netizen mengaku tertarik mencoba karena dinilai seru, hemat, dan membuat pasangan jadi lebih kompak.

"Aku pernah coba dan ternyata memang menyenangkan. Waktu terasa cepat saat kerja bareng, selalu ada hal yang bisa dibicarakan," tulis seorang netizen.

Artikel ini telah tayang di Wolipop. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)











Hide Ads
LIVE