Satgas Sapu Bersih Pangan Polda Bali terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi masyarakat dari praktik oknum nakal. Tim bersama dinas Provinsi Bali turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan, pengecekan, serta edukasi kepada para pedagang di seluruh wilayah Bali.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Ariasandy, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi praktik curang maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. Khususnya terhadap kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, daging, hingga cabai.
"Hari ini, tim Satgas Pangan Polda Bali melaksanakan pengecekan di sejumlah pasar wilayah Denpasar. Dari hasil penelusuran di lapangan, harga pangan terpantau masih stabil dan sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Ariasandy dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melakukan pemantauan harga, Ariasandy berujar, tim juga mengecek ketersediaan pasokan serta kualitas bahan pangan yang dijual kepada masyarakat. Tim juga memberi edukasi kepada para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan praktik yang dapat merugikan konsumen.
"Kegiatan pengawasan ini menjadi bentuk respons cepat Polda Bali dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan sesuai aturan pemerintah," imbuh Ariasandy.
Polda Bali menegaskan pengawasan akan terus dilaksanakan secara rutin untuk mempersempit hingga menutup ruang bagi oknum-oknum yang mencoba memainkan harga pangan. Menurut Ariasandy, upaya yang dilakukan Satgas Pangan Polda Bali itu mendapat apresiasi dari masyarakat.
"Warga mengaku merasa lebih tenang dengan hadirnya pengawasan langsung dari aparat bersama instansi terkait, karena harga kebutuhan pokok dapat tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat," pungkasnya.
(iws/iws)










































