detikBali

Israel Bakal Terus Bombardir Iran Usai Tak Diajak Negosiasi oleh Trump

Terpopuler Koleksi Pilihan

Israel Bakal Terus Bombardir Iran Usai Tak Diajak Negosiasi oleh Trump


Matius Alfons Hutajulu - detikBali

Smoke rises following an explosion, after Israel and the U.S. launched strikes on Iran, in Tehran, Iran, March 1, 2026. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY     TPX IMAGES OF THE DAY
Israel serang Teheran Iran. (Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)
Denpasar -

Israel menyatakan akan terus memborbardir Iran. Israel menegaskan mereka bukan bagian dari dialog yang disebut-sebut akan diadakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Iran akhir pekan ini.

Pernyataan itu diungkapkan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, kepada wartawan PBB. Danon mengatakan Israel terus menyerang target militer di Iran dan akan terus melakukannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serangan pertama yang diluncurkan oleh kedua sekutu tersebut terhadap Iran telah mencapai banyak hal," kata Danon seperti dikutip dari detikNews, Rabu (25/3/2026).

"Tetapi belum semuanya," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Danon menambahkan Israel bertekad untuk memastikan Iran tidak memiliki kemampuan untuk senjata nuklir atau rudal balistik. Ia menyebut Iran tidak memiliki rudal jarak menengah yang ditembakkan ke arah pulau Diego Garcia, lokasi pangkalan militer AS/Inggris.

Di sisi lain, Iran membantah telah melakukan serangan di lokasi terpencil di Samudra Hindia tersebut kemarin. Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte sempat mengatakan aliansi tersebut tidak dapat mengkonfirmasi klaim Israel bahwa proyektil yang digunakan adalah rudal balistik antarbenua Iran.

Saling Serang Iran dan Israel Berlanjut

Saling serang antara Iran dan Israel masih berlanjut. Terbaru, Israel membalas serangan rudal Iran yang sempat meluncur ke kota dekat Tel Aviv, Israel, hingga melukai 12 orang. Serangan Israel menewaskan 12 orang dan 28 lainnya luka-luka dalam serangan di selatan Teheran.

"Sedikitnya 12 orang tewas dan 28 lainnya luka-luka dalam serangan musuh di daerah pemukiman Varamin di selatan Teheran," kata pihak Iran dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Fars.

Sementara itu, pihak militer Israel juga mengonfirmasi serangan tersebut. Mereka mengatakan telah menyerang target di Ibu Kota Iran, Teheran, tak lama setelah mengumumkan bahwa Iran telah menembakkan rentetan rudal ke arah Israel.

"Laporan awal, IDF telah memulai gelombang serangan yang menargetkan infrastruktur rezim teror Iran di seluruh Teheran," tulis militer Israel di saluran Telegram resminya.

Sebelumnya, Iran meluncurkan rudal ke Kota Bnei Bark, dekat Tel Aviv, Israel. Layanan darurat Israel mengatakan setidaknya 12 orang terluka di pusat negara itu akibat ledakan rudal Iran tersebut.

Sebagai informasi, sedikitnya 1.500 orang telah tewas sejak dimulainya perang AS-Israel terhadap Iran. Lebih dari 18.550 lainnya luka-luka.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads