Ketahui Gejala Paling Banyak Muncul di Gelombang Omicron BA.4-BA.5

Tim detikHealth - detikBali
Selasa, 05 Jul 2022 13:04 WIB
Female doctor holds a face mask with - Omicron variant text on it. Covid-19 new variant - Omicron. Omicron variant of coronavirus. SARS-CoV-2 variant of concern
ilustrasi varian omicron. Foto: Getty Images/iStockphoto/golibtolibov
Bali -

Kasus COVID-19 di Indonesia kembali melonjak imbas dari subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Dalam gelombang subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 kali ini, sakit kepala menjadi gejala yang paling banyak dilaporkan.

Seperti dilansir dari detikHealth, gejala tersebut paling banyak dilaporkan berdasarkan aplikasi studi COVID ZOE di Inggris. Aplikasi tersebut digunakan oleh para relawan untuk melaporkan kondisi kesehatan dan gejala COVID-19, serta hasil tes COVID-19 positif atau negatif dalam beberapa waktu sejak terinfeksi.

Data yang diberikan kemudian dianalisis oleh peneliti di King's College London yang melacak infeksi di seluruh Inggris. Kemudian, peneliti mengidentifikasi kelompok warga yang paling berisiko dan wilayah yang paling memiliki tinggi risiko imbas infeksi virus Corona.


Melalui studi tersebut ditemukan, lebih dari dua per tiga pasien COVID-19 mengalami sakit kepala sebelum menjalani tes dan beroleh hasil positif COVID-19. Beberapa pasien menderita sakit kepala lebih dulu sebelum mengalami kesulitan bernapas.

Lebih lanjut, studi ini mengungkap potensi seseorang terpapar subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 setelah pernah terinfeksi Omicron BA.1 atau BA.2. Namun umumnya, kasus reinfeksi tersebut tidak terjadi dalam waktu kurang dari tiga bulan pasca infeksi pertama.

"Pasti ada banyak orang yang terkena COVID di awal tahun yang mendapatkannya lagi, termasuk beberapa dengan BA4 atau BA.5 yang sebelumnya pernah terinfeksi BA.1 atau BA.2 (dalam waktu) hanya empat bulan yang lalu, siapa yang mengira mereka akan dilindungi," ujar pemimpin aplikasi ZOE Health Study Prof Tim Spector, dikutip dari Mirror News UK, Senin (4/7/2022).



Simak Video "Kelompok yang Dinilai Kuat Hadapi Potensi Gelombang BA.4 BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)